Selasa, 13 April 2010 17:09 WIB Solo Share :

Layanan BPMKS kini sembilan loket

Solo (Espos)–Tingginya jumlah pemohon kartu Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Solo (BPMKS) membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bersikap. Mulai Rabu (14/4) besok, Pemkot bakal menambah dua loket di dalam Pendapi Gede, kompleks Balaikota Solo untuk menampung ribuan pemohon yang masuk setiap hari.

Dengan tambahan itu, berarti pengajuan BPMKS kini dapat ditangani tujuh loket dan dua loket lain khusus menerima berkas. Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto, saat ditemui wartawan, di Balaikota, Selasa (13/4), mengatakan Pemkot tidak tinggal diam melihat membeludaknya pemohon BPMKS. Mulai Rabu besok, pihaknya akan membuka du lokat tambahan di dalam Pendapi Gede, sepanjang ruangan tersebut tidak dipakai. Langkah tersebut juga diharapkan dapat mengurangi konsentrasi pemohon di lima loket dalam Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT).

“Mulai besok, kita buka di Pendapi Gede. Ada tambahan dua loket atau dua track di ruang itu, sepanjang ruangan tidak digunakan untuk kegiatan lain. Selain untuk mengurangi penumpukan, kita juga harus menyediakan tempat yang nyaman bagi masyarakat,” papar Budi.

Selain tambahan loket, sejak Selasa kemarin, 10 tenaga dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kembali diperbantukan melayani pengajuan BPMKS.


tsa

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…