the-corrs-info-guides.blogspot.com
Senin, 12 April 2010 11:08 WIB News,Hukum Share :

PKS kecewa polisi tetap pidanakan Misbakhun

Jakarta— Wasekjen PKS Fachri Hamzah kecewa Polri tetap memidanakan kasus perusahaan milik politisi PKS Misbakhun. Fachri menilai kasus L/C fiktif Bank Century (kini Bank Mutiara) PT Selalang Prima Internasional (SPI) adalah kasus perdata.

“Jika ada dua pihak perusahaan bersengketa lalu melakukan kesepakatan maka disebut peristiwa perdata. Negara dilarang ikut campur di dalamnya sampai salah satu pihak membuat laporan,” kata Fachri, Senin (12/4).

Fachri kecewa Polri justru menetapkan Misbakhun sebagai tersangka. Fachri menilai upaya penahanan Misbakhun adalah modus kurang baik dari penegak hukum.

“Nah, ternyata tetap dipidanakan, memang inilah modus para aparat penegak hukum yang sedang kita investigasi di komisi III terutama setelah modus ini dibeberkan Susno di Komisi III,” tutupnya.

Mabes Polri resmi menetapkan Komisaris PT SPI, Misbakhun sebagai tersangka kasus L/C Fiktif Bank Century. Surat izin pemanggilan pun sudah dilayangkan pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…