Senin, 12 April 2010 11:22 WIB News Share :

KS2B serahkan 157 fosil purba ke pemerintah

Jakarta–Sebanyak 157 fosil purba atau kjokken Maddinger diserajkan Kelompok Kajian Sejarah Nasional dan Budaya (KS2B) Tulungagung kepada pemerintah. Fosil tersebut merupakan satu-satunya petunjuk untuk mengungkap manusia purba pertama di dunia.

Ketua KS2B Triono mengatakan selama ini benda-benda prasejarah itu tersimpan di rumahnya, yang sekaligus menjadi kantor KS2B. Selain menjadi bahan pelajaran sejarah siswa-siswi SMA, fosil tersebut juga menjadi obyek penelitian sejarawan Tulungagung.

“Karena faktor keamanan kami pindahkan benda itu ke Balai Penyelamat milik Pemda,” kata Triono, Senin (12/4).

Benda-benda yang diyakini sebagai sampah manusia purba itu terdiri dari 41 fosil yang diduga tulang, 24 fosil terumbu karang, dan 92 fosil gastropoda. Mereka ditemukan Triono dan kawan-kawan di Dusun Bolu, Desa Ngepo, Kecamatan Tanggunggunung akhir tahun 2009 lalu. Fosil itu tersebar di kawasan perbukitan yang jauh dari pemukiman penduduk.

Berdasarkan penelitian KS2B bersama-sama petugas Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan dan ahli sejarah Universitas Gajah Mada dan Universitas Airlangga, benda itu diyakini berasal dari zaman Mesolitikum. Jika temuan itu benar akan menggugurkan temuan Eugene Dubois yang meyakini jika fosil purba Homo Wajakensis yang ditemukan di Dusun Cerme, Kecamatan Campur Darat, Tulungagung sebagai manusia pertama di dunia.

“Fosil yang kami temukan lebih tua dari Homo Wajakensis,” kata Triono.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…