Minggu, 11 April 2010 18:06 WIB News Share :

Teroris Medan mengaku terlibat rencana peledakan Cikeas

Jakarta--6 Orang yang diduga terkait aksi terorisme diamankan di Medan, Sumatera Utara, untuk diiidentifikasi lebih lanjut. Dari pengakuan sementara, terungkap bahwa mereka terlibat rencana peledakan di Cikeas.

“Menurut pengakuan mereka, mereka terkait dengan rencana peledakan di Cikeas,” kata Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno saat dihubungi wartawan, Minggu (11/4).

Namun tidak dijelaskan lebih lanjut apakah Cikeas yang dimaksud para teroris itu adalah kediaman Presiden SBY di Puri Cikeas, Gunung Putri, Bogor.

Oegroseno menambahkan, penangkapan keenam orang itu bermula dari kecurigaan kendaraan yang ditumpangi mereka berplat nomor BL asal Aceh. Kecurigaan itu semakin menguat saat polisi menemukan salah satu penumpang mobil memiliki bekas luka tembak di lengan kirinya.

“Saat ini mereka diamankan di Polda Sumut,” tutupnya.

Polisi mengamankan 6 tersangka teroris saat menggelar razia di Jl Sisingamangaraja, Medan, pukul 00.30 WIB. Keenam orang yang berhasil dibekuk itu adalah:

1. Komarudin alias Abu Musa (35), asal Bandar Lampung.
2. Yusuf Arifin (25), asal Bandar Lampung.
3. Ibrahim alias Deni (31) asal Sidoarjo, Jawa Timur.
4. Bayu alias Budi (26) asal Solo, Jawa Tengah.
5. Pandu alias  Abu Asama (26) asal Solo, Jawa Tengah.
6. Abu Musa alias Lufti alias Jafar (30) asal Magetan, Jawa Tengah.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…