Minggu, 11 April 2010 14:07 WIB Sukoharjo Share :

Ribuan warga antar daftar Wardoyo-Haryanto

Sukoharjo (Espos)–Ribuan warga Kota Makmur mengantar pasangan bakal calon (Balon) bupati/wakil bupati yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Wardoyo Wijaya-Haryanto (Warto) mendaftar secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (11/4).

Berdasar pantauan, pasangan Warto berangkat dari rumah pribadi Wardoyo Wijaya di Solo Baru kurang lebih pukul 09.30 WIB. Wardoyo dengan pasangannya yang mengenakan busana jawa lengkap di hari itu naik bendi dari Solo Baru menuju kantor KPU yang jaraknya kurang lebih tujuh kilometer (Km).

Diiringi ratusan becak, sepeda motor, bendi serta jeep, ribuan orang yang tergabung dalam iring-iringan pasangan Warto dengan panjang kurang lebih dua kilometer (Km) membuat kemacetan di sepanjang jalan yang mereka lalui.

Hal itu disebabkan, banyak simpatisan yang ikut turun ke jalan bahkan beberapa di antaranya berjalan kaki. Mereka semua di hari itu kebanyakan mengenakan kaos putih merah bertuliskan dukungan untuk Warto. Agar tidak terjadi kemacetan, puluhan anggota Satlantas disiagakan untuk mengawal arak-arakan. Sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan itu sampai ke KPU.

Ketika sampai di proliman atau di depan rumah dinas Bupati Sukoharjo, anggota Satlantas yang berjaga sempat membentak rombongan bagian depan lantaran tidak mau bergerak. Para simpatisan yang mengendarai motor tiba-tiba saja berhenti di depan rumah dinas Bupati sambil meneriakkan yel-yel Wardoyo Bupati seraya berkali-kali mengklakson motor masing-masing.
Sama halnya seperti pendaftar sebelumnya, kedatangan rombongan Warto disambut oleh kelima orang pejabat KPU termasuk ketuanya. Setelah Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP, Syarif Hidayatullah memberikan dokumen pendaftaran, selang 20 menit kemudian KPU menyatakan semua berkas telah lengkap.

Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Utami Dewi Endah menjelaskan, secara perundang-undangan pasangan Warto telah memenuhi syarat sebagai Balon yang diusung dari unsur partai politik (Parpol) maupun gabungan Parpol.

Sebab melihat perolehan suara PDIP pada pemilihan legislatif tahun lalu, Utami menjelaskan, partai berlambang banteng moncong putih itu berhasil meraup 42% suara. Sementara prasyarat maju sebagai Balon bupati, sebuah Parpol harus meraup 15% suara pemilih.

Lebih lanjut, Utami menjelaskan, berdasarkan <I>check list<I> awal semua dokumen dinyatakan telah lengkap.

“Kami lihat semua dokumen sudah ada. Apabila nanti ada dokumen yang masih kurang kami akan memberitahu baik itu kepada Parpol maupun kepada calon supaya bisa segera dilengkapi,” jelas Utami, Minggu (11/4).

Wardoyo dalam sambutannya mengatakan, isu utama yang dia usung adalah menciptakan perubahan untuk Sukoharjo. Perubahan itu khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan serta infrastruktur desa.

aps

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…