Minggu, 11 April 2010 14:50 WIB News Share :

PKS Putuskan Nasib Misbakhun dalam Rapat DPP

Jakarta--Anggota DPR asal PKS Misbakhun resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian terkait kasus L/C Fiktif Bank Century. Keputusan PKS terhadap Misbakhun dalam kasus ini akan diputuskan dalam rapat DPP.

“Saya belum dengar informasinya. Tapi nanti akan dibahas dalam rapat DPP,” kata Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq kepada detikcom, Minggu (11/4).

Menurut Luthfi, rapat itu akan membahas soal kemungkinan adanya bantuan hukum bagi Misbakhun. Selain itu, rapat DPP juga akan menentukan pergantian antar waktu (PAW) di DPR jika memang sudah berstatus tersangka.

“Semua akan dibahas di rapat itu,” tutupnya.

Sumber detikcom di kepolisian sebelumnya membisikkan, Misbakhun sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus L/C fiktif. Komisaris PT Selalang Prima International itu dijerat dengan pasal 266 tentang pemalsuan dokumen.

Dalam waktu dekat, politisi PKS tersebut akan dipanggil sebagai saksi dan tersangka. Saksi untuk kasus pidana perbankan, sementara tersangka untuk dugaan pemalsuan. Misbakhun dijerat pasal 266 KUHP tentang pemalsuan. Ada keterangan palsu di dokumen pengajuan L/C.

dtc/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
Bagian Legal, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…