Minggu, 11 April 2010 20:56 WIB News Share :

3 Polisi penangkap teroris di Medan akan diberi penghargaan

Medan--Penangkapan tersangka teroris di Medan, Minggu (11/4/2010), tak lepas dari jasa tiga polisi berpangkat bintara yang bertugas di Polsek Medan Kota. Ketiganya akan diganjar penghargaan. Tapi bentuknya belum tahu.

Ketiga polisi tersebut masing-masing Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Sartono Sihombing, Kepala Tim Patroli Regu II Sabhara Polsekta Medan Kota, beserta anggota tim yakni Brigadir Polisi Horas Hutauruk dan Brigadir Polisi Satu (Briptu) Hendrianto Turnip. Mereka langsung ditemui Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno menyusul keberhasilan penangkapan tersebut.

Sartono Sihombing menyatakan, penangkapan itu bermula dari patroli rutin yang mereka lakukan pada Sabtu (10/4). Patroli yang menggunakan mobil patroli jenis Mitsubishi Kuda tersebut biasa dilakukan untuk pengamanan di wilayah Polsekta Medan Kota. Saat melintas di depan Makam Pahlawan Bukit Barisan, Jl Sisingamangaraja, Medan.

“Karena plat kendaraannya dari luar, yakni BL, kita berhenti untuk melakukan pemeriksaan. Ternyata mereka yang dalam mobil itu pada lari semua,” kata Sihombing kepada wartawan di Poltabes Medan, Jl HM Said, Medan. Dalam kesempatan itu dia didampingi Hendrianto Turnip, sementara Horas Hutauruk sedang lepas piket.

Semula, kata Sihombing, mereka akan memeriksa identitas mereka yang ada dalam mobil itu, tetapi karena langsung melarikan diri, maka upaya penangkapan segera dilakukan ketiga polisi tersebut. Satu tersangka yang terluka tangannya tak bisa lari ke mana-mana, sementara dua tersangka lain berhasil ditangkap.

“Seterusnya kami bawa ke Polsek Medan Kota, kami laporkan ada yang lain melarikan diri dan Kapolsek melakukan komunikasi lebih lanjut. Kami berburu yang lainnya,” kata Sihombing yang berusia 50 tahun.

Belakangan diketahui, ternyata penumpang dalam mobil dengan nomor polisi BL 643 LH tersebut ada delapan orang. Saat mobil berhenti, satu penumpang turun untuk membeli sesuatu di warung tak jauh makam pahlawan tersebut. Namun karena polisi datang, seluruh penumpang yang ada langsung melarikan diri, dan hanya satu yang bertahan dalam mobil.

Menyusul keberhasilan penangkapan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno menyatakan apresiasinya dan menyatakan akan memberikan penghargaan kepada ketiganya.

“Ini prestasi yang luar biasa, dan akan diberikan penghargaan,” kata Oegroseno sambil menyatakan bentuk penghargaan bisa dalam bentuk kenaikan pangkat maupun pendidikan lanjutan kepolisian.

Tentang rencana pemberian penghargaan itu, baik Sartono Sihombing maupun Hendrianto Turnip menyatakan sepenuhnya menyerahkan masalah itu kepada pimpinan. Mereka hanya menjalankan tugas.

dtc/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…