Sabtu, 10 April 2010 13:50 WIB News Share :

Satgas kawal info SJ dan mantan Wakapolri

Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Hukum akan mengundang inisial nama-nama baru yang disebut Komisaris Jenderal Susno Duadji. Ada inisial SJ, dan mantan petinggi Polri, MP.

“Sudah disebut saja. Ada yang namanya Syahrial Johan (SJ), ada mantan wakapolri. Bagaimana tindak lanjutnya, Satgas tentu akan mencermati,” kata Sekretaris Satgas Denny Indrayana, Jakarta, Sabtu (10/4).

Menurut Denny, satgas punya kepentingan agar kasus yang baru disebutkan mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal itu terbongkar. Satgas akan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak terkait.

“Kita harus bertindak cepat tapi tetap akurat. Siapa yang nanti akan diundang. Ini tergantung kepentingan. Informasi strategis dan membantu pengungkapan mafia peradilan untuk dimintai keterangan,” ujar dia.

Denny menegaskan, kepentingan satgas memberantas dan mengungkap mafia peradilan jangan hanya mengungkap kasus di level lapangan saja. Gayus tentu bertanggung jawab. Tapi, lanjutnya, Gayus juga menjadi korban karena uangnya sudah habis.

“Tentu saja siapapun yang mempunyai keterlibatan dengan mafia peradilan ini harus dimintai pertanggungjawaban. Satgas akan mengawal itu meminta informasi pada yang bersangkutan,” tegas Denny. Sementara ketika ditanya kapan mantan petinggi Polri, MP, akan dipanggil,  Denny tidak menjawab.

VIVAnews/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…