Sabtu, 10 April 2010 17:17 WIB Internasional Share :

Presiden Polandia tewas dalam kecelakaan pesawat

Smolensk — Presiden Polandia, Lech Kaczynski bersama sejumlah pejabat tinggi negara tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat yang mereka ditumpangi di Rusia, Sabtu (10/4). Pesawat rombongan Kaczynski jatuh saat mendekati Bandara Smolensk yang ditutupi kabut di Rusia bagian barat.

Gubernur wilayah Smolensk, Sergei Antufiev, memastikan tidak ada penumpang yang selamat dalam kecelakaan tersebut. Kepada stasiun televisi Rusia-24, via telepon dari Smolensk, Antufiev mengatakan, “Pesawat itu menyambar puncak pohon (saat hendak mendarat), lalu jatuh dan pecah berkeping-keping.” Ia menambahkan, “Tidak ada yang selamat.”

Gambar pada siaran televisi Rusia menunjukkan reruntuhan pesawat tersebar di hutan dengan bagian-bagian yang masih terbakar. Kantor-kantor berita Rusia, yang mengutip keterangan Kementerian Darurat Rusia, melaporkan, ada 132 orang dalam pesawat jenis Tupolev Tu-154 tersebut.

Para pejabat di Warsawa memastikan pesawat yang ditumpangi Kaczynski telah jatuh. Televisi Rusia menyiarkan gambar video yang diambil pada Sabtu pagi sebelum presiden dan istrinya naik pesawat di Warsawa menuju Rusia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Polandia Piotr Pszkowski mengatakan, Kepala Staf Angkatan Darat Polandia dan Wakil Menteri Luar Negeri Andrzej Kremer ada di pesawat itu.

Presiden Rusia Dmitry Medvedev segera menunjuk Perdana Menteri Vladimir Putin sebagai kepala komisi untuk menyelidiki kecelakaan tersebut dan mengirim Menteri Urusan Situasi Darurat Rusia Sergei Shoigu ke lokasi kejadian.

Kompas.com/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…