Jumat, 9 April 2010 15:17 WIB News Share :

Tak kumandangkan Indonesia Raya, KPID Jateng tegur 262 lembaga penyiaran

Semarang (Espos)–Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah akan melakukan teguran tertulis kepada  262 lembaga penyiaran (LP) radio dan stasiun televisi.

Menurut Bidang Pengawasan Isi Iiaran KPID Jawa Tengah (Jateng), Zainal Abidin Petir, ke-262 dinilai melanggar Peraturan KPI Nomor 2 Tahun 2009 dan Peraturan KPI No 3 Tahun 2009 Tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

“Sesuai ketentuan P3SPS yang ditandatangani oleh Prof Sasa selaku Ketua KPI Pusat tanggal 10 Desember 2009, mengamantakan bahwa LP wajib membuka dan menutup program siaran dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya,” katanya kepada wartawan di Semarang, Jumat (9/8).

Dari pemantauan selama tiga bulan terakhir, sambung ia, ke-262 LP tersebut ternyata tak pernah mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat membuka dan menutup siarannya.

LP penyiaran itu antara lain, untuk televisi lokal TVKU, TV Borobudur, Cakra TV, Pro TV, TVRI Jateng, Banyumas TV, dan Ratih TV Kebumen.

Selain itu juga televisi nasional yakni TVRI pusat, TV One, ANTV, RCTI, TRAN TV, TRANS 7, TPI, Global TV, Metro TV,  Indosiar,  dan  SCTV.

“KPID punya kewenangan memberikan sanksi kepada televisi nasional, kerena telah memanfaatkan frekuensi untuk siaran di wilayah Jateng. Tak ada yang kebal hukum,” ujar Zainal.

Menurutnya, mulai Senin (12/4) KPID akan melakukan pengawasan langsung ke semua lembaga penyiaran di wilayah Jateng. Bila belum melaksanakan ketentuan P3SPS langsung dibuatkan surat teguran tertulis.

Bila pengelola LP tak mengindahkan peringatan tertulis, lanjut Zainal, KPID Jateng tak segan-segan mencabut izin penyiaran lembaga bersangkutan.

“Bila masih membandel tak mengumandangkan lagu Indonesia Raya, kami akan mencabut izin penyiaran mereka,” tandasnya.

Ia merasa heran dengan sikap dari LP tak memenuhi ketentuan P3SPS.

“Ini sebenarnya tugas mulia LP, untuk senantiasa mengobarkan semangat kepada masyarakat agar ikut berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa. LP jangan hanya sekada jual program kejar rating tanpa mengedepankan kualitas isi,” ujarnya.

Zainal berharap LP radio bisa mengisi siaran serta tayangan dengan hal bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. “Agar bisa menjaga dan meningkatkan moralitas dan nilai-nilai agama serta jati diri bangsa,” katanya.

oto

lowongan pekrjaan
TENAGA ADM KONVEKSI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Bangjo untuk Citra Kota Solo

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (19/9/2017). Esai ini karya Sugeng Riyanto, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah ust.sugeng@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Dalam rapat kerja Komisi III DPRD Kota Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota…