Jumat, 9 April 2010 17:03 WIB Wonogiri Share :

Slogohimo akan dijadikan daerah penghasil durian

Wonogiri (Espos)–Camat Slogohimo, Budi Susilo mentargetkan daerahnya menjadi kecamatan sentra durian, karena saat ini populasi durian mencapai 10.504 batang yang tersebar di empat dari 17 desa/kelurahan. Empat desa yang telah mengembangkan tanaman durian adalah Desa Karang, Sokoboyo, Soco dan Setren.

“Kenapa soal buah durian yang lebih dikenal adalah daerah Jatipuro, Karanganyar, padahal jika diteliti durian asal Slogohimo juga sudah merambah pasar lokal di Wonogiri. kami berharap tahun depan image buah durian beralih ke Slogohimo,” ujar Budi, Jumat (8/4).

Mantan Camat Puhpelem dan Kismantoro itu menjelaskan jenis durian yang telah berkembang selama ini adlaah lokal dan podang. “Sekarang mulai dikembangkan jenis yang lain, seperti montong dan sitokong. Rata-rata prouksi durian di Slogohimo mencapai 50 buah per batang dan pola pemasaran adalah tebasan, pembeli datang ke rumah pemilik saat buah belum dipetik.”

Lebih lanjut Budi yang pernah menjabat Kabag Pertanahan Pemkab Wonogiri ini menyatakan petani durian di Slogohimo sebanyak 3.501 orang dan terbagi dalam 71 kelompok tani (Kelomtan).

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Guruh Santoso mengatakan perubahan pola pikir petani sudah saatnya diubah. Mantan Kepala Dinas Kehutanan ini menjelaskan, dirinya memiliki konsep, setiap kecamatan yang ada di Wonogiri memiliki keunggulan di bidang pertanian ataupun hortikultura.

tus

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…