Jumat, 9 April 2010 19:25 WIB Karanganyar Share :

Seorang nenek ditemukan tewas di sungai

Karanganyar (Espos)–Seorang nenek yang diketahui bernama Wiji Wiryo Sumarto, 79, ditemukan tewas di sungai Sawahan Desa Tegalgede, Karanganyar, Jumat (9/4) pagi.

Makno, seorang mantu Wiji menuturkan, Kamis (8/4) sore lalu sekitar pukul 16.30 WIB, nenek yang tinggal di Dusun Karanganyar RT 1 RW VII, Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar itu keluar rumah. Kala itu, ia ditinggal seorang cucunya yang sedang mandi.

Makno mengatakan, Wiji memang sering keluar rumah sendirian. Kondisi badan nenek itu juga sehat, cuma kondisinya agak linglung. Pihak keluarga pun mencari-cari Wiji hingga ke Solo, namun nenek yang berstatus janda itu pun tak juga ditemukan. Pencarian terhadap Wiji dilakukan hingga pukul 02.00 WIB dini hari.

Jumat (9/4) pagi sekitar pukul 05.30 WIB, ada seorang warga Desa Tegalgede menemukan sesosok mayat di dekat sungai Sawahan. Sungai itu sejurus dengan sungai Siwaluh, yang terletak di desa yang sama.

Pihak perangkat desa dengan warga mengecek mayat tersebut dan melaporkannya ke pihak kepolisian setempat. Beberapa saat kemudian, bersama perangkat desa dan petugas kepolisian, pihak keluarga diajak untuk mengecek kebenaran mayat tersebut adalah Wiji. Pihak keluarga membenarkan bahwa mayat yang tergeletak di pinggir sungai itu adalah milik Wiji.

“Ditemukan telentang di pasir pinggir sungai,” ungkap Makno.

Setelah mayat korban dievakuasi oleh polisi dan warga, lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar.

Dari pemeriksaan visum oleh pihak RS, ditemukan berupa luka memar di pipi. Selain itu, pada pelipis kanannya juga keluar darah. Disinyalir, luka dan memar itu disebabkan oleh jatuhnya korban ke sungai. Maklum, tebing di sungai tersebut sangat tinggi.

m87

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…