Jumat, 9 April 2010 19:39 WIB Sukoharjo Share :

Polres ciduk PSK dan Miras berbagai jenis

Sukoharjo (Espos)–Jajaran Polres Sukoharjo menyita berbagai jenis minuman keras dalam operasi cipta kondisi yang digelar di berbagai wilayah di Sukoharjo. Dalam operasi yang digelar sejak akhir Maret lalu hingga Jumat (9/4), Polres juga menciduk sembilan preman, 17 pekerja seks komersial (PSK) dan enam gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Kapolres Sukoharjo AKBP Suharyono melalui Kabag Ops Kompol Muji Santosa mengatakan, minuman keras yang disita di antaranya 220 liter ciu, 36 liter oplosan 75 botol minuman keras lainnya yang terdiri dari 25 botol mansion, 18 botol topi miring, 15 botol anggur putih dan 17 botol anggur merah.

Menurutnya, minuman keras tersebut sebagian besar disita dari wilayah Mojolaban, sedangkan khusus untuk oplosan terbanyak berasal dari Kartasura.

“Operasi cipta kondisi ini fokusnya pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat), operasi ini serentak dilakukan oleh 12 Polsek di Sukoharjo sejak tanggal 29 Maret lalu,” ujarnya saat ditemui wartawan, Jumat (9/4) di ruang kerjanya.

Muji mengatakan, operasi cipta kondisi akan terus dilakukan hingnga 7 Mei sebagai persiapan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sukoharjo yang digelar 3 Juni mendatang.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk mendukung pemberantasan Pekat, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar berperan aktif melaporkan tempat yang disinyalir menjadi tempat peredaran Miras.

ufi

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…