Jumat, 9 April 2010 11:05 WIB News Share :

Makbul bantah terlibat

Jakarta – Lama tak terdengar kabarnya, kini nama mantan Wakil Kepala Polri, Komjen Pol Makbul Padmanegara kembali diperbincangkan.

Kali ini, mantan Kapolda Metro Jaya ini diduga kawan dekat pelaku praktik mafia pajak senilai triliunan rupiah berinisial SJ. SJ, kendati bukan polisi, disebut-sebut mendapat fasilitas seperti layaknya polisi.

Lantas bagaimana tanggapan Makbul, yang juga sempat menjabat sebagai kepala badan reserse kriminal Mabes Polri tersebut. “Demi Allah, saya tidak pernah ikut campur kasus itu (mafia pajak) di Polri,” ujar Makbul Jumat (9/4).

Diakui Makbul, dirinya memang mengenal SJ, namun tidak terlalu lama. Makbul tidak merinci berapa lama dirinya berkawan dengan orang yang disebut-sebut mantan diplomat Australia dan Badan Intelijen Negara tersebut.

Nama Makbul disebut-sebut sebagai Jenderal Polisi bintang tiga yang terlibat dalam mafia kasus yang didalangi SJ. Mantan kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Susno Duadji menyebut, dalam kasus perusahaan peternakan ikan Arwana di Pekanbaru. Susno mengungkap tokoh-tokoh yang terlibat dalam kasus itu dalam rapat tertutup dengan Komisi III DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/4).

Seorang anggota DPR yang ikut dalam pertemuan itu berbisik kepada wartawan, jenderal bintang tiga yang dimaksud adalah MP. Setelah itu, merebaklah nama Makbul Padmanegara.

Kompas.com/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…