Jumat, 9 April 2010 19:06 WIB News Share :

Lepas tahanan, Plt Karutan Pondok Bambu dicopot

Jakarta–Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rumah (Karutan) Tahanan Wanita Pondok Bambu, Catur Budi Fatayatin resmi dicopot dari jabatannya, terkait pelepasan tahanan narkotika, Sri Hartati alias Catherine alias Memey.

Catur dianggap tidak cermat karena tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu sebelum melepaskan Memey dari rutan pada 12 Maret lalu.

“Yang bersangkutan tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan atasannya untuk mengambil keputusan itu (pengeluaran Memey),” sebut Kepala Biro Humas Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Martua Batubara di Gedung Kemenkum HAM, Jakarta, Jumat (9/4).

Keputusan itu, berdasarkan pemeriksaan internal yang dilakukan Inspektorat Jendral Kemenkumham terhadap Catur beberapa waktu lalu. Namun apa hasil dari pemeriksaan itu, Martua enggan mendetail.

Martua pun membantah ada temuan tindak pidana dalam upaya pelepasan tahanan Memey yang dilakukan oleh Catur.

“Tidak, tidak ada. Itu hanya karena beliau kurang berpengalaman saja, kan beliau masih baru,” tandas Martua.

Seperti diketahui, Catur telah mengeluarkan Memey dua hari sesudah masa tahanan habis pada 10 Maret 2009 silam. Hal itu karena dua hari sesudah masa tahanan habis, pihaknya tidak juga menerima surat perpanjangan tahanan.

Namun pihak Pengadilan Tinggi Jakarta mempersoalkan karena pihaknya mengaku telah menyiapkan surat perpanjangan penahanan meski diakuinya telat dikirim. Surat tertanggal 12 Maret itu menyebut, Memey tetap ditahan sejak 10 Maret 2010 sampai 8 April 2010.

inilah/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…