Jumat, 9 April 2010 13:11 WIB News Share :

Bahasyim diperiksa sebagai tersangka

Jakarta – Mantan petinggi pegawai pajak, Bahasyim Assifie sudah ditetapkan menjadi tersangka. Polisi sedang memeriksa mantan petinggi Pajak itu dengan status tersangka.

“Iya hari ini Bahasyim diperiksa sebagai tersangka,” kata Kepala Satuan Tindak Pidana Korupsi Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Aris Munandar kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (9/4).

Pemeriksaan Bahaysim dibenarkan pengacaranya, John K Aziz. Menurut John, sebenarnya kliennya dipanggil Polda Metro pada Senin 19 April mendatang.

“Pak Hasyim datang sejak jam 10 pagi di dalam. Beliau merasa tidak tenang. Pak Hasyim ingin memberikan keterangan lebih cepat. Mengingat begitu gencarnya pemberitaan di media,” kata John.

John menegaskan, kliennya memang datang lebih cepat dari jadwal yang ditentukan. Karena kliennya bersikukuh bahwa dana yang ada di dalam rekeningnya itu bisa dipertanggungjawabkan.

“Pak Hasyim siap mempertanggungjawabkan uang yang ada di rekeningnya,” ujarnya lagi.

Kemarin, Unit Tindak Pidana Korupsi Polda Metro Jaya, mengajukan 20 pertanyaan kepada Kurniawan Ariefka, anak pertama pegawai pajak bernama Bahasyim, yang rekeningnya diperkirakan melebihi rekening Gayus.

Dia hanya menyampaikan bahwa pemeriksaan seputar uang Rp 64 miliar yang dimiliki Bahasyim.

VIVAnews/ tiw

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi mebel, Drafter, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…