Kamis, 8 April 2010 13:09 WIB News Share :

Sidang Endin ditunda

Jakarta — Sidang kasus dugaan suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom tahun 2004, dengan terdakwa mantan anggota Komisi IX DPR RI Endin Soefihara (Fraksi PPP), terpaksa ditunda karena dua hakim tidak hadir.

Sedianya, sidang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Tipikor, hari ini, Kamis (8/4) pukul 10.00 WIB dengan agenda pemeriksaan saksi.  Hakim Ketua Jupriadi diberitakan sedang sakit sementara hakim anggota Anwar tidak bisa hadir karena sedang menjalankan ibadah umrah.

Penjelasan ini diberikan salah satu hakim anggota, Tjokorda Rai Suamba, saat membacakan pembatalan sidang. Ia mengatakan, sidang akan dilanjutkan pada Selasa (13/4) mendatang, dengan agenda sidang yang sama.

Di ruang sidang sudah hadir sejumlah saksi, yakni mantan pejabat Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom; tiga rekan Endin di Fraksi PPP, yakni Danial Tanjung, Uray Faishal Hamid, Sofyan Usman; serta saksi Nina Lubena. Saksi Nunun Nurbeti juga dijadwalkan hadir sebagai saksi. Namun, seperti biasa, ia tak hadir karena sakit lupa berat.

Dalam dakwaan milik Endin terungkap, Daniel Tanjung mendapat cek perjalanan sebesar Rp 500 juta, sedangkan Uray dan Sofyan masing-masing mendapat Rp 250 juta dari Achmad Hakim Safari alias Arie Malangjudo, sebagaimana permintaan Nunun.

Kompas.com/ tiw

lowongan pekerjaan
EDITOR MATEMATIKA (Fulltime), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….