Kamis, 8 April 2010 10:48 WIB Sport Share :

Lyon siap hadapi Bayern di semifinal Liga Champions

Bordeaux–Olympique Lyon melangkah ke semi final Liga Champion untuk pertamakali meskipun tim itu kalah 0-1 di Girondins Bordeaux, Rabu (7/4) waktu setempat.

Klub juara liga utama Prancis Bordeaux cukup berat peluangnya untuk bisa lolos ke semifinal setelah pekan lalu tim itu kalah 1-3 di Lyon, namun striker asal Maroko Marouane Chamakh sempat membuka harapan dengan mencetak gol dari dalam kotak penalti sebelum istirahat babak pertama.

Dengan hasil tersebut maka Lyon secara aggregat menang 3-2 dan  memastikan melangkah ke semifinal menghadapi Bayern Munich yang menyingkirkan Manchester United pada pertandingan perempatfinal lainnya.

Lyon membuat peluang pertama mencetak gol melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti yang dilakukan ole pemain sayap asal Brazil Michel Bastos pada menit ke-10, namun tendangannya melebar.

Tim tamu menunjukkan permainan lebih inisiatif di lini penyerangan pada babak pertama dan tiga menit kemudian sundulan striker Benefetimbi Gomis dari hasil umpan sepak pojok melambung.

Bordeaux tampak bermain tegang tanpa mengancam hingga tandukan playmaker Yoann Gourcuff juga gagal mencetak gol pada menit ke-18.

Tendangan voli Chamakh dari hasil umpan silang dari Benoit Tremoulinas juga melebar. Beberapa saat kemudian umpan silang lemah dari Tremoulinas disambut Chamakh yang sukses menjebol gawang lawan.

Pada babak kedua Bordeaux lebih banyak mengusai bola namun gagal mencetak gol kedua. Para penonton meneriakkan tendangan penalti setelah pemain belakang asal Brazil Cris melanggar Chamakh namun wasit memberi aba-aba permainan terus berlanjut.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…