internet
Rabu, 7 April 2010 15:35 WIB News Share :

SBY enggan respons pidato Mega

JAKARTA (Espos)-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono enggan memberikan respons formal terhadap pidato Megawati Soekarnoputri, Ketum
PDI Perjuangan, yang kekeuh menolak berkoalisi dengan pemerintah.

“Menyangkut statemen Ibu Mega, saya kira tidak tepat dan tidak pas saya tanggapi di sini [konferensi pers Presiden]. Ada forum lainlah
untuk menaggapinya,” katanya di Bandara Halim Perdakusuma, Jakarta,hari ini.

Presiden mengatakan dirinya menghormati Megawati dan keluarga besarPDIP terhadap siakp politik yang mereka ambil.

Dalam hal ini, Yudhoyono menyatakan doanya agar Kongres partai itu yang tengah berlangsung di Bali berhasil dengan baik.

Kemarin, Megawati dalam pidatonya pada pembukaan Kongres PDIP di Denpasar, Bali, menegaskan sikap oposisi yang diambil partainya, sekalipun ada tawaran berkoalisi
dari pemerintahaan yang dipimpin Partai Demokrat.

Puti Bung Karno itu menyatakan sikap oposisi tersebut merupakan kehendak rakyat untuk kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar, ketimbang
nafsu berkuasa dan bagi-bagi kekuasaan. (JIBI/Irsad Sati/ts)

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.NSC FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…