Rabu, 7 April 2010 18:58 WIB Hukum Share :

Polisi belum tindak helm non-SNI

Solo (Espos)–Penerapan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) baru-baru ini, tidak lantas membuat polisi langsung menindak pengengendara motor yang berhelm non-SNI. Di Solo, sosialisasi helm SNI baru dipersiapkan.

Kasatlantas Poltabes Solo Kompol Juang Andi Priyanto mewakili Kapoltabes Solo Kombes Pol Djoko Irwanto, menyatakan, rencananya sosialisasi tersebut dilakukan dengan berbagai cara.

“Nanti bisa dibarengkan saat razia, yang jelas kami belum menindak,” kata pria yang baru beberapa hari ini duduk sebagai Kasatlantas Poltabes Solo, Rabu (7/4).

Menanggapi beberapa penilaian yang menyebut kemungkinan surutnya penerapan peraturan helm SNI sebagaimana nasib peraturan light-on, Juang menjawab, pihaknya terus melakukan sosialisasi atas peraturan itu.
“Kalau light-on, anggota kami pasti menindak bagi para pelanggar berulang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan beberapa program yang akan dilakukan Satlantas Poltabes Solo ke depan. Antara lain, dibentuknya corner SIM di beberapa tempat serta perombakan pelayanan SIM.
“Corner SIM merupakan tempat pelayanan perpanjangan SIM, nanti akan kami standby-kan di depan <I>mall-mall<I>. Bea SIM tidak akan melebihi PNBP (Pengahasilan Negara Bukan Pajak-<I>red<I>), tidak ada penarikan di luar itu,” janjinya.

Juang juga menyampaikan janjinya untuk selalu menyiagakan anggota polisi lalulintas dalam melayani masyarakat. Hal itu ia lakukan untuk merubah pandangan masyarakat tentang polisi.

m85

PBF PT.TIARA KENCANA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply



Kolom

GAGASAN
Kemanusiaan Keluarga Polk

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/9/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, seorang novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Persekusi terhadap warga Rakhine etnis Rohingya di Myanmar…