Rabu, 7 April 2010 19:17 WIB Hukum Share :

Polisi amankan 700 ton pupuk bersubsidi tanpa dokumen

Pekalongan–Kepolisian Resor Kota Pekalongan, Jawa Tengah mengamankan 700 ton pupuk bersubsidi tanpa dokumen sah yang tersimpan di gudang sewaan PT Petrokimia Gresik di Jalan Ahmad Yani, Kota Pekalongan.

Kepala Polresta Pekalongan , AKBP Aris Budiman, didampingi Kepala Urusan Pembinaan Operasional Reserse dan Kriminal, Iptu Herie Purwanto, di Pekalongan, Rabu (7/4), mengatakan, hingga saat ini polisi masih mengembangkan penanganan kasus tersebut.

“Asal usul pupuk bersubsidi itu sedang kami teliti, siapa pemiliknya, jalur pendistribusian barang,” katanya.

Jenis pupuk bersubsidi yang diamankan tersebut terdiri atas ZA, SP36, NPK, Ponska, dan Petro Organik.

Ia mengatakan, “delivery order” (DO) pengiriman pupuk tersebut berasal dari PT Petrokimia Gresik tetapi di surat tugas tidak tercantum penerimanya.

“Selain itu pengambilan pupuk bersubsidi juga tanpa DO sehingga pupuk tersebut kami amankan,” katanya.

Ia mengatakan, polisi sudah meminta keterangan kepada staf gudang, Yuli Setiawan, yang bertugas mengawasi bongkar muat pupuk di gudang tersebut.

“Yang jelas kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi, sedangkan barang bukti di gudang telah kami pasang garis polisi,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…