Rabu, 7 April 2010 15:51 WIB Hukum Share :

Korban mutilasi Kalimalang seorang perempuan

Jakarta – Hasil tes  Deoxyribonucleic Acid (DNA) yang dilakukan Rumah Sakit Polri Soekanto, Jakarta Timur, menyimpulkan bahwa potongan-potongan tubuh korban mutilasi yang ditemukan di dua lokasi berbeda di Kalimalang dan Bekasi merupakan satu tubuh. Hasil tes DNA juga menunjukkan bahwa mayat itu berjenis kelamin perempuan.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, melalui pesan singkat, Rabu (7/4). “Dengan menggunakan metode scientific, kepolisian memperkirakan usia 18 hingga 19 tahun dan tinggi badan korban antara 146 sentimeter hingga 160 sentimeter,” tulis Boy dalam pesan singkatnya.

Seperti diberitakan, warga menemukan potongan tubuh di Jalan Inspeksi Saluran Kali Malang, Jakarta Timur, dan di Kampung Pintu Air Rt. 07 RW 07 Kel. Harapan Mulia, Kec Medan Satria, Bekasi.

Di Jalan Inspeksi ditemukan dua potongan tubuh. Potongan pertama mulai dari pusar sampai pundak tanpa kedua tangan dan tanpa leher serta kepala. Potongan kedua yaitu paha kaki kiri. Di lokasi kedua di Kampung Pintu Air ditemukan tiga potongan tubuh yaitu kaki kiri dan kanan mulai dari bawah lutut sampai tapak kaki. Potongan kedua yaitu paha kaki kanan.

Kepolisian masih mencari potongan tubuh lainnya dengan menelusuri aliran sungai yang menjadi lokasi penemuan potongan tubuh itu agar memudahkan identifikasi. Selain itu, kepolisian juga menyebar poster foto potongan tubuh ke sejumlah lokasi.

Kompas.com/ tiw

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…