Rabu, 7 April 2010 10:52 WIB News Share :

Beban PDI-P makin banyak

Denpasar— Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu Dewan Perwakilan Daerah yang mengusulkan posisi wakil ketua umum dalam sidang paripurna kedua Kongres III PDI-P tadi malam, Selasa (6/4).

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumut Panda Nababan mengatakan, daerahnya mengusulkan posisi ini karena menyadari kerja kepengurusan ke depan dalam konteks transformasi partai. Apalagi, dengan cita-cita memenangi Pemilu 2014 nanti. “Kita lihat kebutuhan dalam rangka akan tugas yang lebih berat, Sumut usulkan supaya ada posisi itu, tapi kami hanya mengusulkan,” tuturnya, Selasa menjelang dini hari.

Meski demikian, pria yang menjabat legislator ini juga menegaskan, mereka tetap menghormati ketua umum sebagai formatur tunggal dan menyerahkan seutuhnya kepada ketua umum terpilih.

Panda mengatakan, sosok wakil ketua umum yang ada di pikiran daerah nantinya lebih banyak akan mengurusi soal internal, sementara ketua umum akan fokus pada masalah eksternal. “Waketum urus masalah-masalah detail daripada secara teknis keorganisasian,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, Sumut tidak melihat bahwa peran sekjen sebagai orang nomor dua di partai selama ini tidak cukup membantu kerja ketua umum. “Sekjen membantu, tapi kalau melihat beban kerja, loading muatan yang makin banyak ke depan,” tambahnya.

Ketika ditanyakan soal nama yang dicalonkan, Panda berkelakar, dirinyalah yang diajukan oleh daerah. Namun, Panda kemudian dengan serius mengatakan bahwa belum ada nama yang diusung.

Kompas.com/ tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.MICROVISION INDONESIA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…