Rabu, 7 April 2010 21:49 WIB Solo Share :

161 Pemantau siap awasi pelaksanaan Pilkada

Solo–Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Gerakan Pemantau Pemilu Kota (GP2K) akan menerjunkan 161 orang pemantau untuk mengawasi proses pelaksanaan Pilkada Solo. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo telah mengesahkan dua lembaga pemantau itu untuk mengawal proses Pilkada. Menurut anggota KPU Bidang Data, Informasi dan Hubungan Antar Lembaga, Agus Sulistyo, pihaknya telah membuka pendaftaran bagi pemantau mulai 26 November 2009 hingga 26 Maret 2010.

“Yang mendaftarkan hanya dua lembaga itu yaitu BEM UNS dan GP2K. Setelah melalui proses akreditasi, dua lembaga itu disahkan menjadi pemantau Pilkada Solo sesuai Keputusan KPU No 7 Tahun 2010,” ungkap Agus di Kantor KPU Solo, Selasa (6/4).

Dua lembaga itu akan menerjunkan personelnya untuk pemantauan pelaksanaan Pilkada. Setelah dilakukan akreditasi ada 147 personel dari BEM UNS dan 14 personel dari GP2K. Jumlah pemantau itu jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang mencapai 932 TPS.

Agus menyatakan, pemantau akan mengawasi sejumlah TPS dalam pemungutan suara nanti. Mengenai lokasinya, kata dia, tim pemantau yang akan menentukan sendiri lokasi TPS yang dipilih. Namun, tim pemantau tidak hanya akan mengawasi proses pemungutan suara saja.
“Setiap tahapan akan dipantau mulai dari tahapan kampanye, distribusi logistik, pemungutan hingga perhitungan suara. Mereka juga punya kewajiban untuk melaporkan hasil pemantauan maksimal tujuh hari setelah penetapan,” terang Agus.

dni

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…