Rabu, 7 April 2010 11:09 WIB News Share :

1 Masjid dan sekolah ambruk akibat gempa

Sinabang–Satu bangunan masjid dan satu sekolah di Kecamatan Simeulue Barat, Kota Sinabang, dikabarkan ambruk akibat gempa 7,2 skala Richter yang mengguncang Sinabang, Rabu (7/4). Informasi ini didapat langsung dari Zulkarnain, seorang warga Sinabang yang berhasil dihubungi Tribunnews.com beberapa saat lalu.

“Di Kecamatan Simeulue Timur sampai saat ini belum terlihat atau ada kabar rumah ambruk atau korban. Tetapi tadi pagi sehabis gempa, keponakan saya yang ada di Simeulue Barat menelepon bahwa ada sekolah dan masjid yang roboh akibat gempa,” kata Zulkarnain.

Zulkarnain sendiri tinggal di wilayah Simeulue Timur. Ia mengaku rumahnya sekitar 300 meter dari pantai. “Saya cuma bisa terduduk saja di dalam rumah, tak bisa lari, karena lari badan jatuh, jadi kami sekeluarga cuma bisa pasrah, untunglah rumah tak sampai ambruk,” katanya. Saat ini rumahnya mengalami kerusakan berupa retakan di dinding beton.

Zulkarnain mengaku, saat ini warga masih dalam keadaan panik, tetapi situasi masih terkendali. Ada beberapa kelompok warga yang mengungsi, tetapi masih ada juga yang tetap berada di sekitar rumahnya meski di dekat pantai. “Kami sudah belajar simulasi tsunami. Jadi, saat ini berdasarkan hasil pantauan tampaknya tak ada tanda-tanda bakal terjadi tsunami. Air laut tak surut drastis,” katanya.

Sampai saat ini listrik masih padam, tetapi komunikasi masih bisa. “Telepon dan jaringan ponsel masih bisa dihubungi,” katanya.

Gempa bumi dengan kekuatan 7,2 skala Richter terjadi di tenggara Sinabang terjadi pukul 05.15. Laporan dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencantumkan gempa ini berpotensi tsunami.

Gempa ini mengakibatkan listrik padam di sejulam tempat di wilayah Sinabang. Hingga saat ini belum diketahui ada korban gempa. Penduduk lokal di Aceh mengabarkan, penduduk panik saat gempa terjadi.

kompas/fid

lowongan pekerjaan
CV MITRA RAJASA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…