Selasa, 6 April 2010 20:27 WIB News Share :

Tarif listrik pelanggan kecil bakal naik 10%

Jakarta (Espos)
Pemerintah menjamin masyarakat berdaya beli terbatas, golongan pelanggan berdaya kurang dari 900 volt ampere (VA) tidak akan terkena dampak kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang direncanakan Juli 2010, dengan catatan total konsumsi listriknya tidak lebih dari 30 kWh per bulan.

Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jacobus Purwono mengungkapkan pemerintah merencanakan kenaikan TDL bagi pelanggan kecil, yakni golongan dengan daya 450 VA dan 900 VA hanya sebesar 10%.

Sementara itu, bagi pelanggan listrik di atas 900 VA atau menengah ke atas yakni berdaya lebih dari 1.300 VA akan terkena kenaikan TDL tanpa pengecualian, dengan rerata kenaikan 14%-18%.

“Bagi pelanggan berdaya 450 VA dan 900 VA yang pemakaian listriknya di bawah 30 kWh per bulan, maka tidak akan terkena kenaikan tarif. Kenaikan TDL itu akan diberlakukan setelah pemakaian listriknya di atas 30 kWh per bulan,” tuturnya, Selasa (6/4).

Menurut dia, skenario kenaikan TDL tersebut tentunya tidak akan memberatkan masyarakat berdaya beli terbatas, khususnya pelanggan yang berlokasi di wilayah Indonesia bagian timur.

Berdasarkan data PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), dia melanjutkan, pelanggan 450 VA dan 900 VA yang pemakaiannya di bawah 30 kWh per bulan cukup banyak bermukim di wilayah Indonesia bagian timur.

Di sisi lain, kata Purwono, pelanggan listrik di atas 900 VA atau menengah ke atas yakni 1.300 VA ke atas, secara keseluruhan akan terkena kenaikan TDL tanpa pengecualian, yang besarannya direncanakan sekitar 14%-18%.

“Kalau dirata-ratakan, rencana kenaikan TDL itu memang 15%, tetapi kan ada perhitungan yang tidak memberatkan pelanggan yang kurang mampu. Jadi ada hitung-hitungannya tersendiri.”

Purwono mengungkapkan rencana kenaikan TDL tersebut tetap akan dibahas bersama pihak terkait di Kantor Menko Perekonomian sebeluum diajukan ke Komisi VII DPR.

Seperti diketahui, pemerintah berencana menaikkan TDL rata-rata sebesar 15% mulai bulan Juli 2010 dengan pertimbangan menutupi sebagian pembengkakan subsidi listrik pada 2010 akibat kenaikan harga bahan bakar minyak pembangkit.

Selain itu, daya beli masyarakat pada semester II tahun ini diperkirakan sudah semakin membaik sehingga kenaikan TDL tidak terlalu memberatkan. JIBI/Bisnis Indonesia

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…