Selasa, 6 April 2010 14:44 WIB News Share :

Presiden harapkan Satgas dapat "big fish"

Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika menerima Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum, Selasa (6/4) di Kantor Presiden, Jakarta, berharap bahwa tim tersebut kembali mendapatkan “big fish” alias kasus besar yang dapat menguak persoalan mafia hukum.

Harapan tersebut disampaikan kembali oleh Ketua Satgas Kuntoro Mangkusubroto kepada para wartawan seusai pertemuan tersebut.

“Presiden berharap ke depan Satgas dapat big fish lagi,” ujarnya.

Pada pertemuan yang berlangsung sekitar 60 menit tersebut, kata Kuntoro, Presiden mengaku gembira dengan pencapaian Satgas. Presiden pun meminta Satgas untuk tetap fokus dan konsisten mengungkap kasus mafia hukum.

“Ke depan, Satgas diminta dapat memperlebar pengamatannya ke daerah-daerah,” ujar Kuntoro.

Secara terpisah, Sekretaris Satgas Denny Indrayana mengatakan, ketika hendak memperlebar sayapnya ke daerah, Presiden meminta agar tim tersebut tetap memperhatikan batas dan kewenangannya.

“Spesifikasi kasusnya adalah besar dan ada praktik mafia hukumnya. Atau kalau pun nilai keuangannya kecil, tapi kasus tersebut sangat menyakiti rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.

Kompas.com/ tiw

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…