Selasa, 6 April 2010 16:44 WIB Ekonomi Share :

Penjualan tiket di Solo Balapan bakal gunakan EDC

Solo–Stasiun Solo Balapan bakal menggunakan mesin electric data capture (EDC) untuk melakukan transaksi pembayaran tiket kereta bisnis non lokal dan eksekutif. Direncanakan, mesin EDC tersebut mulai dioperasikan Jumat (9/4).
Kepala Stasiun Solo Balapan, Djuhandri, saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Selasa (6/4), menyampaikan penggunaan mesin EDC ini merupakan kerja sama PT Kereta Api (KA) Indonesia dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Dan untuk sementara, penggunaan mesin EDC ini masih terbatas di 10 stasiun penting di Indonesia. Di Daop VI Yogyakarta, baru Solo Balapan dan Stasiun Tugu yang direncanakan mengoperasikan EDC.
“Jadi, penggunaan mesin ini nanti untuk pelanggan-pelanggan yang ingin langsung memanfaatkan kartu debet atau kartu kreditnya untuk melakukan pembayaran tiket,” tutur Djuhandri.
Sementara untuk teknis operasional, Djuhandri menjelaskan, bahwa berdasar arahan dari pihak bank maka yang menggesekkan kartu di mesin EDC adalah petugas loket. Tidak perlu memasukkan pin kartu, melainkan hanya kode area stasiun, untuk mengetahui nilai transaksi di setiap stasiun.
“Setelah pelanggan mendapatkan slip transaksi juga akan tetap mendapatkan tiket. Slip itu hanya bukti transaksi.” Ia menjelaskan, pemegang kartu kredit atau kartu debet yang tercantum logo ATM Bersama atau Cirrus maka sama bisa memanfaatkan mesin EDC itu. “Tetapi, apakah ada biaya tambahan atau tidak kami kurang tahu,” ujar Djuhandri.

haw

LOWONGAN PEKERJAAN
Administrasi ( Wanita ) & Manager ( Pria), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…