Selasa, 6 April 2010 11:45 WIB Pendidikan Share :

Belanda hibahkan laboratorium gas methan

Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mendapat hibah dari Border Gateway Protocol (BGP) Engineering Belanda untuk mengelola laboratorium gas methan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang Kota Malang. Hibah ini diberikan untuk membantu UMM mengembangkan manajemen sampah di Indonesia.

Rektor UMM, Muhadjir Effendy mengatakan laboratorium gas methan di TPA Supit Urang adalah satu-satunya di Indonesia. UMM akan memakai laboratorium ini untuk pusat kursus profesional mengenai solid waste management. “Dengan adanya laboratorium ini, studi dan pengembangan manajemen sampah baik untuk lingkungan maupun kepentingan ekonomi akan semakin baik,” katanya, Selasa (6/4).

BGP Engineering Belanda membangun Laboratorium gas metan pada 2007. Lokasinya di TPA Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kota Malang. Biaya pembangunan hampir Rp 2 miliar. Proyek ini akan menghasilkan sebanyak 1 juta ton gas methan lebih per tahun dengan kisaran harga sekitar  Rp 200 ribu per ton.

Muhadjir menilai meski sangat prospektif untuk bisnis, UMM akan mengutamakan fungsi laboratorium sebagai pusat pembelajaran dan penelitian. Ia mempersilakan kalangan UMM dan pemerintah daerah dari seluruh daerah untuk memanfaatkan fasilitas ini. “Bagi UMM, yang terpenting penting adalah untuk kepentingan pendidikan dan penelitian.”


Tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL DP Murah, Angsuran Ringan! Nego sampai OKE! Yuni – 08562998806 (A00844092017) Terios…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH STRG…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…