Senin, 5 April 2010 16:12 WIB News Share :

Puan
Penetapan Mega tinggal ketok palu

Denpasar–Kongres PDI Perjuangan III pada 6-9 April di Sanur, Bali mengagendakkan penjaringan nama calon Ketua Umum. Penetapan ketua umum tinggal ketok palu di kongres nanti. Ini disampaikan Puan Maharani, Ketua Penyelenggara seusai bertemu Kepala Polda Bali, Senin (5/4) di Denpasar.

“Meskipun muncul nama Guruh, namun hasil konferda di 33 propinsi sudah menyepakati bahwa Megawati menjadi satu-satunya calon pada kongres ini,” ungkap Puan yang didampingi Tjahjo Kumolo.

Menurut Puan, PDIP memiliki mekanisme internal untuk memunculkan nama calon. “Munculnya nama Guruh hanya akan menjadi laporan pada kongres nanti,” kata Puan.

Terkait dengan penyingkiran baliho Guruh dari arena kongres, Puan manyatakan, tindakan ini dilakukan untuk menjaga ketertiban selama kongres berlangsung.

“Di luar gerbang kongres, kami persilakan selama tidak melakukan provokasi dan agitasi yang kontra dengan pelaksanaan kongres,” katanya.

Penetapan satu nama sebagai calon ketua umum memunculkan spekulasi akan ada barisan sakit hati seperti kongres sebelumnya. Puan mempersilakan kepada siapa saja yang kecewa dengan sikap PDIP dan merasa tidak cocok dengan mekanisme partai, untuk mendirikan partai baru.

“Kalau tidak cocok dengan aturan kami, silakan keluar dan bikin partai baru,” tegas Puan. Dia juga menegaskan tidak ada sanksi bagi daerah yang mendukung Guruh Soekarnoputra.

Hingga Senin siang, Puan menyatakan, sudah setengah peserta kongres yang hadir di Bali.

“Kita pastikan nanti malam semua peserta sudah hadir di Bali,” kata Puan. Kongres PDIP III ini dipusatkan di Hotel Grand Bali Beach mulai 6-9 April ini. Spanduk ucapan selamat datang dari berbagai DPD dan DPC terlihat memenuhi halaman hotel.

tempointeraktif/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…