Senin, 5 April 2010 19:02 WIB Sragen Share :

KA Turangga tabrak warga Sumberlawang

Sragen (Espos)–Dwi Haryanti 19, seorang warga Nanggulan RT 11/ RW I, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Sragen tewas tertabrak Kereta Api (KA) Turangga, jurusan Bandung – Surabaya di lintasan KA Kampung Sidorejo, Sragen Wetan, Sragen, Senin (5/4) sekitar pukul 05.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, jasad korban tercerai-berai di lintasan KA. Bahkan, kepala korban ditemukan terpisah sejauh 300 meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Informasi yang dihimpun Espos, Kereta Api (KA) Turangga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur. Diduga, korban yang baru hamil tersebut sengaja menabrakkan diri saat KA melaju kencang. Sesaat setelah kejadian, jasad korban langsung tercerai berai menjadi beberapa bagian. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya potongan jasad korban, seperti paha, kaki, dan tangan di lokasi berbeda. Hal yang paling membuat miris, yakni kepala korban kepala korban yang baru ditemukan kurang lebih 300 meter dari TKP.

Sesaat setelah kejadian berlangsung, petugas kepolisian langsung melakukan olah TKP begitu mendapatkan laporan dari masyarakat di pinggiran rel KA. Pada kesempatan tersebut, polisi sempat menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban berupa, jaket warna hitam, Sandal jepit, berisi uang sebanyak Rp 163 ribu. Selain itu, polisi juga mengumpulkan ceceran organ tubuh korban untuk dimasukkan dalam kantong plastik sebelum dibawa ke RSUD Sragen.

pso

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…