Senin, 5 April 2010 20:28 WIB News Share :

Diisukan jadi penerus Mega, Prananda masih bungkam

Denpasar–Putra mahkota Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo masih belum mau banyak bicara soal rencana kiprahnya di partai. Prananda menyerahkan sepenuhnya soal perannya di PDIP pada hasil kongres dan ketua umum terpilih.

“Itu semua tergantung hasil Kongres. Seperti kata Bu Mega, nanti kongres yang akan menentukan,” jawab Prananda saat diberondong pertanyaan soal rencananya menempati posisi strategis di kepengurusan DPP PDIP.

Hal itu disampaikan Nanan, panggilan Prananda, seusai mengelar jumpa pers bersama soal kesiapan pelaksanaan Kongres III PDIP di Hotel Inna Beach Sanur, Bali, Senin (5/4).

Hadir dalam acara jumpa pers ini semua keluarga Megawati seperti Taufiq Kiemas, Puan Maharani, Megawati dan putri Guntur Soekarnoputra, Puti dengan moderator Sekjen PDIP Pramono Anung.

Saat ditanya soal kemampuannya dalam berpartai dan berorganisasi, mengingat baru kali ini muncul dalam panggung politik dan langsung menyedot perhatian besar, Nanan menjawab santai. Menurutnya, semua akan terlihat pada akhirnya. “Biar waktu yang berbicara,” jawabnya santai.

Sebelumnya, dalam acara jumpa pers, Nanan tidak memberikan sepatah katapun. Hal ini berbeda dengan Puan Maharani yang berbicara soal persiapan Kongres. Bahkan, dalam kesempatan itu Nanan yang mengenakan baju warna merah dan berkacamata terlihat santai meski banyak menunduk.

Saat ditanya soal lebih banyak menunduk daripada melihat media yang menyorotnya, Nanan menjawab diplomatis.

“Saya ya begini, biasa begini,” pungkasnya.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
WEDHANGAN GULO KLOPO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…