Senin, 5 April 2010 11:05 WIB News Share :

Akhirnya Panda Nababan penuhi panggilan pengadilan

Jakarta— Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Panda Nababan, Senin (5/4), akhirnya memenuhi panggilan Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi untuk hadir sebagai saksi dalam kasus dugaan suap saat pemilihan Dewan Gubernur BI Miranda Goeltom.

Panda memasuki ruang sidang tepat pukul 10.00. Turut diperiksa pada sidang dengan terdakwa Dudhie Makmun Murod, mantan anggota DPR Emir Moies, Kepala Divisi Treasury Artha Graha Gregorius Suryo Wiarso, mantan asisten pribadi Panda, Toras Maringan Sihombing, dan mantan Direktur Roda Abadi Gemilang Komarudin.

Saat ini majelis hakim yang diketuai Nani Indrawati tengah memeriksa Gregorius terlebih dahulu. Seterusnya keempat saksi akan mengikuti pemeriksaan secara bergantian.

Sementara itu, saksi lainnya, Nunun Nurbaeti, tidak hadir pada pemeriksaan hari ini. Belum ada keterangan resmi dari pihak jaksa penuntut umum mengenai alasan ketidakhadiran Nunun, yang juga istri mantan Wakil Kapolri Adang Daradjatun.

Kompas/tiw

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…