Senin, 5 April 2010 17:38 WIB Boyolali Share :

2010, Desain rehab Waduk Cengklik selesai

Boyolali (Espos)–Kepala Seksi Pengendalian dan Pendayagunaan (Kasi Dalgun) Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Bengawan Solo, Gunawan Slamet Widodo ST MT mengemukakan, sesuai informasi dari Balai Besar Wilayah Sungai bahwa pembuatan desain rehab Waduk Cengklik akan selesai tahun 2010.

Gunawan menambahkan, pada tahun 2010 juga ada anggaran operasional dan pemeliharaan (OP) sebesar Rp 110 juta di antaranya untuk perbaikan pintu-pintu air.

Dijelaskan dia, teguran yang dilayangkan kepada petani karamba sebagai bentuk pelaksanaan sesuai Tupoksi Gubernur sebagai pengelola.

“Sampai saat ini, belum ada ijin satu lembarpun dari petani yang melakukan budidaya ikan. Padahal, untuk pemanfaatan air secara normatif harus mengajukan izin. Selain itu, perlu ada zonasi yaitu karamba harus jauh dari pintu air. Kondisi Waduk Cengklik saat ini sangat parah, salah satunya adalah yaitu pendangkalannya,” kata Gunawan.

Seharusnya volume air Waduk Cengklik normalnya adalah 9.157.480 meter kubik, tapi sesuai data Senin kemarin volume air hanya 8.368.100 meter kubik.

Anggota Komisi III DPRD Boyolali, Agung Supardi SPd menyampaikan anggota kelompok peternak budidaya ikan siap memenuhi mekanisme aturan yang ada yang akan dilakukan jajaran BPSDA.

Sementara, Departemen Kelautan dan Perikanan melalui Direktur Direktorat Prasarana Budidaya, Ir Ferrianto H. Djais MMA meninjau karamba yang berada di Waduk Cengklik, Senin (5/4).

Ferrianto pun kemudian langsung berdialog dengan jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali, Camat Ngemplak, H Setyo Wibowo, Anggota Komisi III DPRD Boyolali, Agung Supardi SPd dan peternak ikan karamba.

Ferrianto menyampaikan, berdasarkan hasil dialog petambak, sudah ada tiga solusi yang disepakati sesuai hasil diskusi antara petambak dengan instansi dan dinas terkait pada Kamis (1/4) lalu.

Ketiga solusi itu adalah mengurangi jumlah karamba, zonasi dan klasifikasi.

nad

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…