Sabtu, 3 April 2010 14:20 WIB Solo Share :

Wi Di & Jo-Dy lolos

Solo (Espos)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo menetapkan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Wi-Di) dan Joko Widodo-Hadi Rudyatmo (Jo-Dy) sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota dalam Pilkada Solo 2010.

Hal ini berdasarkan Keputusan KPU Kota Solo Nomor 08/KPTS/KPU-SKA-012.329574/TAHUN 2010. Penetapan dilakukan setelah melakukan rapat pleno, yang dihadiri oleh seluruh Anggota KPU pada Sabtu (3/4) mulai pukul 00.01 WIB.

Pasangan calon Pifik Saptono Mochtar-Swatinawati dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, dikarenakan ada beberapa syarat pencalonan yang tidak lengkap.

“Ya, memang ada tiga pasangan yang mendaftar, namun yang satu akhirnya tak memenuhi persyaratan. Sehingga hanya dua yang maju. Setelah melalui tahap verifikasi dan finalisasi persyaratan, kedua calon itu memang layak maju dalam Pilkada. Sedangkan untuk pasangan Fi-Na, karena ada syarat yang tidak dipenuhi, terpaksa gugur,” ujar ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Didik Wahyudiono, saat dikonfirmasi Espos, Sabtu (3/4) pukul 00.30 WIB.

Penetapan pasangan calon dalam Pilkada Solo, lanjut Didik, dilakukan tepat pukul 00.15 WIB. Selanjutnya, kedua pasangan calon yang ditetapkan diundang untuk menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon pada tanggal 4 April 2010 pukul 11.30 WIB di Kantor KPU Solo.

Selain pasangan calon, penetapan dan pengundian nomor urut pasangan calon, juga mengundang pimpinan partai politik yang mencalonkan, Muspida, Desk Pilkada, pers, Panwaslu, dan pemantau Pilkada.

Pasangan Jo-Dy yang merupakan pasangan incumbent diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pasangan yang diusung oleh Koalisi Andhap Asor ini didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sedangkan pasangan Wi-Di diusung oleh Partai Demokrat dan Golkar. Sejumlah partai yang tergabung dalam Koalisi Partai Politik Surakarta (KPPS) di antaranya Hanura, PPP dan partai lainnya, mendukung pasangan ini.

Fi-Na yang sempat disebut-sebut sebagai pasangan boneka, diusung oleh Koalisi Perduli Solo (KPS) yang merupakan gabungan belasan partai politik. Saat pendaftaran, memang sudah muncul beberapa masalah, khususnya yang menyangkut dukungan dari Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Buruh dan Partai Barnas.

Pifik Mochtar ketika dihubungi Espos mengatakan, belum mendapatkan kabar mengenai penetapan dari KPU yang mengugurkan dirinya dari verifikasi administrasi. Saat ditanya mengenai tanggapannya, Pifik belum mau berkomentar.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Wi-Di, Supriyanto menyatakan, pihaknya siap berkompetisi secara fair dan sehat dalam Pilkada. Dia menyatakan, dengan hanya lolosnya dua pasangan dalam Pilkada mendatang, pihaknya akan menyiapkan strategi yang disebutnya sebagai Rencana B.

dni/ike/ys

lowongan pekrjaan
TENAGA ADM KONVEKSI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Arsip dan Tertib Administrasi Desa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (15/9/2017). Esai ini karya Romi Febriyanto Saputro yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen. Alamat e-mail penulis adalah romifebri@gmail.com. Solopos.com, SOLO–UU No. 43/2007 tentang Kearsipan…