Sabtu, 3 April 2010 17:33 WIB Solo Share :

Tak lolos, Fi-Na malah legawa

Solo (Espos)–Tak lolosnya pasangan bakal calon (Balon) Pifik Mochtar-Swatinawati (Fi-Na) dalam penetapan calon walikota dan wakil walikota Solo tak membuat terkejut sama sekali para pendukung dan pengusungnya. Bahkan, selain sudah menduga sebelumnya, mereka juga mengaku legawa dengan keputusan KPU Solo.

“Ya, minimal sebagian tujuan kami sudah tercapai, yakni menyelamatkan Pilkada Solo agar tak muncul calon tunggal. Kami juga legawa dengan keputusan KPU,” kata inisiator Koalisi Peduli Solo (KPS) yang mengusung pasangan Fi-Na, Abil Khoirudin kepada Espos, Sabtu (3/4).

Seperti yang telah direncanakan sebelumnya, kata Abil, suara dukungan partai pengusung Fi-Na yang disebut-sebut sebagai pasangan boneka incumbent itu rencananya akan diberikan ke pasangan incumbent. Meski demikian, lanjutnya, untuk memberikan pernyataan politik secara resmi, KPS masih menanti rapat internal KPS.

“Kami akan koordinasi internal dulu. Namun, suara dukungan KPS pasti akan diberikan incumbent,” paparnya.

Sementara itu, para kader Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) yang sejak awal menolak majunya Pimpinan Kolektif Kota (PKK) mereka, Pifik Mochtar sebagai Balon Walikota tetap setia mendukung pasangan Eddy Wirabhumi-Supradi Kertamenawi (Wi-Di). Bahkan, para keder PDP mengaku telah menghimpun KK binaan sebanyak 2.000 KK untuk diberikan kepada pasangan Wi-Di.

“Kader PDP tetap solid dukung Wi-Di. Saat ini sudah ada 2.000 KK binaan PDP untuk mendukung Wi-Di,” papar Ketua Bidang Pemberdayaan Daerah Tertinggal dan Bencana Konflik, Didit Novianto.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Solo, YF Soekasno akan mendekati KPS untuk bergabung dengan incumbent. Menurutnya, pasangan incumbent jauh hari sudah menyiapkan strategi pemenangan incumbent.

Selain terus menggalakkan balewarta sebagai pos-pos konsolidasi dan rembuk warga, pihaknya juga terus menjalin koordinasi dengan partai koalisi, seperti PAN dan PKS.

asa

lowongan pekerjaan
PT. SEJAHTERA MOTOR GEMILANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….