Sabtu, 3 April 2010 21:08 WIB News Share :

Pemerintah siapkan Rp 70 triliun berantas kemiskinan

Jakarta–Pemerintah menyiapkan anggaran hingga Rp 70 triliun tahun ini untuk menjalankan program pemberantasan kemiskinan dan juga pengangguran di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menko Kesra Agung Laksono saat ditemui di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (3/4).

“Kalau di APBN 2011 meningkat itu akan diajukan untuk kluster-kluster yang sama. Misal, untuk lansia, sekarang lebih dari 1,6 juta orang tapi baru tercover 10 ribu dalam APBN 2010. Untuk yang sangat miskin ada 33 juta yang kami cover baru 750 ribu orang. Jadi jenisnya tetap hanya cakupannya yang diperluas,” jelasnya.

Pemerintah belum berniat mengubah target penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia pada tahun 2010. Kemiskinan akan ditekan sampai 14,2%, dan pengangguran diturunkan sampai 8%.

“Kalau targetnya tetap seperti yang semula dalam RPJMN ditetapkan sekarang 14,2% untuk kemiskinan dan 8% untuk pengangguran.Targetnya tidak berubah,” ujarnya.

Menurut Agung, pihaknya masih menunggu hasil sensus penduduk 2010 yang dilakukan oleh BPS untuk menentukan jumlah masyarakat miskin yang akan dijadikan target dalam APBN 2011.

“Menunggu sensus kemiskinan. Mudah-mudahan dari hasil sensus datanya akurat mengenai kondisi dan perkembangan semestinya, sebagai dasar pemberian bantuan raskin, dan sebagainya,” ujarnya.

April ini, Agung menyatakan pihaknya dinstruksikan Presiden untuk menangani kelompok marjinal yang terabaikan. Seperti anak yang bermasalah hukum, gelandangan, anak-anak korban bencana, lansia, dan masyarakat berpenyakit tertentu.

“Mereka-mereka yang termarjinalkan, saya yakin April ini selesai sehingga tidak ada yang termarjinalkan, semua ter-cover,” tukasnya.

dtc/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Editor Biologi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…