Sabtu, 3 April 2010 15:26 WIB Tokoh Share :

Okie Agustina capek ribut terus

dok/kpl

Meski berpisah dari sang suami, Pasha Ungu tetap melihat bahwa ketiga anak yang kini tinggal bersamanya, menjadi tanggung jawab berdua. Masing-masing meletakkan pada posisi teratas saat berbicara tentang sang buah hati tersebut.

“Dari awal komunikasi aku dan Pasha memang baik, terutama mengenai anak, nggak ada gunanya ribut-ribut. Kalau orang di luar memandang kita ribut biarin saja, capek ribut terus,” ungkap Okie yang ditemui di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (1/4).

Okie yang ditemui di acara rilis album anak pertamanya, Kisya Alvaro Putra Sigit itu mengungkapkan kedekatan anaknya pada sang ayah, meski kedua orang tuanya telah bercerai.

“Kisya dan Sakinah sudah mengerti kondisi aku dan ayahnya, jadi nggak terlalu gimana-gimana, mereka sudah tahu orang tuanya punya rumah masing-masing,” terangnya.

Sementara saat ditanya soal kerja kerasnya dalam mengumpulkan uang, Okie mengaku lebih melihat posisinya ke depan. Tentunya dengan tiga anak, akan juga menuntut biaya hidup lebih tinggi.

“Mungkin sekarang Pasha masih bisa bantu aku dan anak-anak, kalau nggak berusaha membantu diri aku sendiri, gimana kalau besok Pasha lagi nggak bisa membantu. Kita nggak tahu rezeki. Amit-amitlah kalau Pasha nggak bisa kasih lagi. Kalau aku nggak berusaha mencari sendiri malah repot,” terangnya.

Namun demikian, statusnya sebagai janda dan tiga anak tetap dijalani seiring waktu. Baginya, seiring waktu harus tetap menjalankan kewajiban membesarkan anak-anaknya.

“Kalau mengikuti berat pasti berat, karena aku harus menanggung tiga anak, bukan satu atau dua, semua pekerjaan aku nikmati karena semua ini untuk anak-anak aku. Terserah orang mau bilang Okie aji mumpung, kita mencari uang ke mana pun yang penting halal. Dan tidak menyimpang dari jalan Tuhan,” pungkasnya.

kapanlagi/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…