Jumat, 2 April 2010 20:52 WIB Hukum Share :

Polisi temukan bukti baru terkait Upal

Solo (Espos)–Jajaran Poltabes Solo menemukan bukti baru berupa puluhan lembar dokumen foto milik salah seorang tersangka yang sedang berpose dengan uang dolar palsunya. Bukti tersebut menjadi kunci penting dalam mengungkap keterlibatan kedua tersangka dalam kepemilikan uang dolar palsu yang diduga senilai miliaran rupiah.

Menurut Kasatreskrim Poltabes Solo, Kompol Susilo Utomo mewakili Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto sesaat setelah penangkapan kedua tersangka bernama Irwansyah, 39, warga Ciawi, Bogor dan Juman, 38, warga Bekasi, Jakarta mengelak tidak tahu-menahu keberadaan uang itu.

Di sisi lain, antara pelaku satu dengan yang lainnya juga mengaku tidak saling mengenal. Namun, dengan adanya keterangan sejumlah saksi dan ditambah beberapa Barang Bukti (BB), elakan para tersangka segera dimentahkan.

“Setelah kami cek tas yang berisi ribuan lembar uang dolar palsu itu, akhirnya kami menemukan beberapa foto milik salah seorang tersangka (Juman) yang sedang berpose dengan uang dolar palsunya. Di dalam foto yang dibuat di Jakarta itu semakin mempertegas bahwa para tersangka ini terlibat dalam sindikat pendistribusian uang dolar palsu,” tegasnya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (1/4).

Lebih lanjut dia mengatakan, dari keterangan para tersangka diketahui pula bahwa uang dolar palsu itu berasal dari daerah Surabaya dan akan dibawa ke Jakarta. Namun, sesampainya di Solo uang tersebut akan ditukarkan di money changer freelance.

“Perbuatan yang dilakukan para tersangka ini termasuk sindikat. Di hadapan penyidik pun, kedua tersangka masih mengelak bahwa mereka tidak terlibat. Namun, saat foto-foto milik Juman kami pertontonkan, mereka seolah tidak dapat mengelak kembali. Sejauh ini, dari sembilan orang yang kami periksa, nama yang resmi menjadi tersangka masih dua orang,” jelas dia.

Menurutnya, dalam menjalankan aksinya, para tersangka dinilai sudah profesional dan cukup berpengalaman di dunia perbankan. Sasaran utamanya, yakni sejumlah orang yang berkecimpung dalam dunia money changer. Sedangkan, dilihat dari lokasinya, biasanya para tersangka memilih di hotel yang dianggap lebih aman.

pso

lowongan pekerjaan
NUSANTARA SAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….