Jumat, 2 April 2010 15:30 WIB News Share :

Pemkot Salatiga siapkan mekanisme lelang elektronik

Salatiga (Espos)--Pemerintah Kota Salatiga menargetkan tahun ini Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) sudah bisa diperasikan. Selain menghemat anggaran hingga 20 persen, LPSE juga diyakini membuat proses mekanisme pengadaan barang dan jasa menjadi lebih transparan, efektif dan efisien.

Koordinator Unit Layanan Pengadaan Pemkot Salatiga, Suseno Gunawi, mengutarakan persiapan untuk dimulai LPSE sudah hampir rampung. Saat ini tinggal menunggu terbitnya Peraturan Walikota soal LSPE ini. Dalam menyiapkan LPSE, Pemkot Salatiga bekerjasama dengan Universitas Diponegoro.

“Begitu Perwali ditandatangani LPSE sudah bisa dilaksanakan. Kami juga sudah mengirimkan sejumlah petugas yang memiliki sertifikasi dalam pelaksanaan layanan pengadaan untuk mengikuti pelatihan,” ujarnya saat ditemui Espos baru-baru ini.

Tidak hanya petugas dari Pemkot saja yang dilatih, namun juga petugas dari pihak penyedia jasa. Tujuannya adalah agar pihak penyedia jasa juga telah memiliki kesiapan dalam menghadapi LPSE.

Dengan LPSE, maka mekanisme pengadaan barang dan jasa hampir seluruhnya menggunakan sistem komputerisasi dan jaringan (internet), bahkan hingga proses lelang. Maka kemampuan penggunaan komputer jaringan sangat diperlukan bagi penyedia jasa.

kha

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTORINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pribumi dalam Kuasa Kata

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (26/10/2017). Esai ini karya Aris Setiawan, pengajar di Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah segelas.kopi.manis@gtmail.com.  Solopos.com, SOLO–Pada 19 juli 1913 terbit artikel berjudul Als ik een Nederlander was (Andai Saya…