Jumat, 2 April 2010 16:37 WIB Internasional Share :

Israel gempur Jalur Gaza

Gaza–Jalur Gaza kembali membara. Dengan mengerahkan pesawat-pesawat tempur dan helikopter,  Israel kembali menyerang Gaza dari udara. Sejumlah titik luluh lantak, beberapa anak kecil menjadi korban luka.

Seperti diberitakan Reuters, Jumat (2/4), pesawat tempur dan heli Israel itu sedikitnya memuntahkan tujuh misil di kawasan jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Serangan di malam hari ini mengejutkan banyak pihak.

Empat serangan udara dilakukan Israel di dekat kota Khas Younis. Meski sasaran misil porak-poranda, namun tidak ada korban jiwa dalam serangan ini.

Isreal juga melakukan serangan udara ke pabrik keju yang berada di kota Gaza. Pabrik itu hancur dan ada dua anak-anak yang terluka karena terkena serpihan bangunan.

Sejumlah helikopter juga dikerahkan Israel untuk melakukan serangan di kamp pengungsian Nusseirat dan menghancurkan pabrik logam. Tidak ada korban luka dalam serangan di kawasan ini.

Juru bicara militer Israel membenarkan mengenai serangan ini. Mereka menyerang dengan dalih menghancurkan empat pabrik senjata milik Hamas. Serangan ini merupakan serang yang paling serius sejak Israel mengakhiri operasi serangan ke Jalur Gaza bulan Januari 2009.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Pengawas, Estimator, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…