Kamis, 1 April 2010 16:24 WIB News Share :

Dewan berencana bentuk pansus pajak

Jakarta–Terungkapnya kasus mafia perpajakan di tubuh Direktorat Jenderal Pajak membuat kalangan Dewan Perwakilan Rakyat berencana membentuk panitia khusus (pansus) pajak.

PKS menjadi salah satu fraksi yang menyatakan mendukung pembentukan pansus tersebut.
“Kami setuju, itu menyangkut sumber utama pendapatan (negara) kita,” kata Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta, Kamis (1/4), di gedung DPR.

Menurut dia, pansus tersebut akan menyelidiki tingkat penyelewengan penerimaan negara melalui pajak. “Perlu ada penelusuran lebih jauh,” tambah dia.

Terungkapnya makelar pajak yang dilakukan Gayus Tambunan bisa dikatakan jadi pemicu keinginan Dewan membentuk pansus pajak. Gayus yang merupakan pegawai Dirjen Pajak golongan IIIA diketahui memiliki dana Rp 25 miliar di rekeningnya.

Menurut Anis, terungkapnya kasus Gayus memperjelas bahwa sistem remunerasi di lingkungan Departemen Keuangan–sekarang Kementerian Keuangan– tidak berpengaruh pada reformasi birokrasi. “Depkeu (Departemen Keuangan) pertama kali remunerasi, tapi ternyata hasilnya tidak (ada),” kata dia.

tempointeraktif.com/ewt

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Musik untuk Palestina

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (12/12/2017). Esai ini karya Udji Kayang Aditya Supriyanto, peminat kajian budaya populer dan pendengar musik metal ala Timur Tengah. Alamat e-mail penulis adalah udjias@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bikin masalah lagi….