Rabu, 31 Maret 2010 10:53 WIB Internasional Share :

Serbia minta maaf atas pembantaian muslim Bosnia

Beograd— Parlemen Serbia hari ini meminta maaf atas pembantaian ribuan warga muslim Bosnia di Sebrenica dalam perang yang berlangsung pada 1991-1995.

Resolusi yang disahkan dengan mayoritas suara tipis itu juga mengecam pembunuhan itu. Mereka juga menyesal tidak berbucat cukup untuk mencegah kejahatan kemanusiaan itu terjadi. Namun tidak disebutkan pembantaian itu sebagai sebuah genosida.

Ini pertama kalinya pemerintah Serbia mengaku bertanggung jawab atas insiden itu. Koalisi partai berkuasa pro-Barat, Demokrat dan Sosialis, berharap sikap itu makin memuluskan langkah mereka bergabung dengan Uni Eropa.

“Kami mengambil langkah beradab yang dilakukan orang-orang yang bertanggung jawab secara politis atas kejahatan perang yang berlangsung Sebrenica,” kata Branko Ruzic, anggota parlemen dari Partai Sosialis, yang semasa perang dipimpin oleh Slobodan Milosevic, Rabu (31/3).

Mahkamah Kejahatan Internasional telah menetapkan Jenderal Ratko Mladic dan Milosevic sebagai orang yang bertanggung jawab dalam pembantaian sekitar 8.000 pria dan anak lelaki muslim Bosnia itu.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
PT. BUMI AKSARA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….