Rabu, 31 Maret 2010 21:07 WIB News Share :

Polri
Haposan jadi sutradara rekayasa kasus Gayus

Jakarta–Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Edward Aritonang mengatakan, pengacara Haposan Hutagalung diduga menjadi sutradara untuk merekayasa kasus Gayus Tambunan.

“Adanya aliran dana dalam kasus ini diatur penuh oleh HH (Haposan Hutagalung). Ia sebagai sutradara yang menskenariokan itu,” katanya di Jakarta, Rabu (31/3) malam.

Ia mengatakan, Polri masih menyelidiki aliran dana itu termasuk pihak-pihak yang menerima aliran dana.

Menurut dia, Haposan yang pernah menjadi kuasa hukum Gayus memegang peranan penting dalam membuat skenario kasus Gayus.

HH, katanya, merancang skenario agar uang Gayus Rp 25 miliar dapat dicairkan dan dia juga mencari orang untuk mengaku sebagai pemilik uang.

Untuk merancang skenario itu, ujarnya, HH mengadakan dua kali pertemuan di dua hotel berbeda di Jakarta.

Pertemuan pertama di Hotel S dihadiri oleh Haposan, Andi Kosasih dan Gayus Tambunan.

“Setelah pertemuan pertama sepakat, mereka mengadakan pertemuan kedua di Hotel KJ bersama dengan penyidik yang menangani yakni Kompol A dan seorang petugas administrasi penyidikan,” katanya.

Pertemuan itu menghasilkan skenario jalannya perkara yang dihadapi Gayus.

Andi Kosasih telah menyerahkan diri ke Polri dan kini ditahan, demikian juga Kompol Arafat (Kompol A) juga telah ditahan.

Andi ditahan karena memberikan keterangan palsu karena mengaku sebagai pemilik uang sedangkan Arafat ditahan karena diduga menyalahgunakan wewenang.

Ia mengatakan, adanya peran penting Haposan itu terungkap dalam interogasi awal yang dilakukan oleh penyidik Polri.

Penyidikan akan diteruskan malam ini setelah istirahat untuk shalat dan makan malam.

Sebelum diperiksa, Gayus diperiksa oleh dokter kepolisian dan dinyatakan sehat untuk menjalani pemeriksaan.

Aritonang mengatakan, Gayus pulang ke Indonesia secara mandiri dan tidak ada penangkapan di Singapura oleh Polri.

Polri baru menangkap Gayus setelah tiba di Indonesia dan telah diberikan surat penangkapan. Ia mengatakan, pemeriksaan masih akan dilanjutkan malam ini hingga besok.

ant/fid

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…