Rabu, 31 Maret 2010 22:26 WIB Sukoharjo Share :

Pintu air WGM dibuka, warga Grogol siap-siap mengungsi

Sukoharjo (Espos)–Warga Nusupan, Desa Kadokan, Grogol sudah mulai mempersiapkan tempat penampungan barang di rumah masing-masing sebagai antisipasi terjadinya banjir.

Sebagai informasi, Satgas penanganan banjir Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo melansir Waduk Gadjah Mungkur (WGM) Wonogiri selama tiga hari berturut-turut sempat dinyatakan siaga II menyusul kenaikan elevasi air di waduk tersebut, sementara Dam Colo di Nguter sempat dinyatakan siaga I.

Kepala Desa Kadokan, Tri Widodo mengatakan, ketinggian permukaan air Sungai Bengawan Solo yang mengalami peningkatan cukup signifikan, tidak membuat warga di wilayahnya yang berada di dalam bantaran sungai panik.

“Warga di sini sudah terbiasa terkena banjir, jadi meskipun sekarang air sungai Bengawan Solo naik tapi kondisinya masih aman,” katanya kepada Espos, Rabu (31/3).

Dia mengatakan, lantaran menjadi daerah langganan banjir, 200 KK warga yang tinggal di wilayah Nusupan, sebagian besar telah menyiapkan tempat penampungan untuk mengamankan perabot rumah tangga maupun data-data penting yang di buat di bagian tengah atap yang disangga bambu dan kayu.

“Kalau air sudah meluap dan masuk ke perkampungan, perabot rumah tangga biasanya langsung diamankan oleh masing-masing keluarga, mereka sudah terbiasa mengatasi banjir,” katanya.

Ditambahkan dia, untuk membantu mengatasi banjir, sejauh ini pihaknya juga mengaku telah membentuk tim penanggulangan bencana yang sebagian besar anggotanya berasal dari karang taruna.

ufi

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…