Rabu, 31 Maret 2010 12:08 WIB News Share :

KBRI Singapura optimis pemulangan Gayus lancar

Batam— Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura optimistis proses pemulangan Gayus Halomoan Tambunan dengan kawalan aparat Mabes Polri pada Rabu (31/3) berjalan lancar, tidak akan terjadi hambatan dari pihak berwenang Singapura.

“Kami yakin tidak akan ada hambatan dari keimigrasian Singapura bagi Gayus Tambunan yang telah dibekali surat perjalanan laksana paspor (SPLP),” kata Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Singapura, Yayan Ganda Hayat Mulyana ketika dihubungi dari Batam, Rabu.

Optimisme KBRI, menurut Yayan, dikarenakan sudah beberapa hari berkoordinasi dengan beberapa unsur di dalam negeri Singapura, termasuk  dengan instansi keimigrasian negara sahabat itu.

Pemerintah Singapura, katanya, mengikuti pemberitaan kasus tersebut dan hingga sekarang tidak menyampaikan suatu keberatan apapun.

Yayan mengemukakan, SPLP diterbitkan KBRI sebab paspor Gayus  meski berlaku hingga 2013 tetapi diblokir Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam dokumen perjalanan luar negeri yang dinyatakan tidak berlaku lagi, Gayus menggunakan nama lengkap Gayus Halomoan Partahanan dengan status pegawai suatu perusahaan swasta, bukan pegawai negeri.

SPLP, katanya, merupakan salah satu wujud pelayanan kantor perwakilan Indonesia bagi perlindungan WNI di luar negeri.

Menurut Yayan, yang dilakukan aparat Mabes Polri pada Selasa malam, bukan penangkapan atau “enforcement” (pemaksaan), sebab Singapura bukan wilayah yuridiksi Polri dan antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Singapura belum ada perjanjian ekstradisi.

“Direncanakan pada pukul 15.00 waktu Singapura, Gayus Tambunan diberangkatkan ke Jakarta dengan pesawat Garuda. Bisa juga pada jam lain, tetapi pasti pada hari ini,” kata Yayan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…