Rabu, 31 Maret 2010 21:21 WIB Wonogiri Share :

Dua pintu spillway WGM dibuka

Wonogiri (Espos)–Sebanyak dua dari empat pintu saluran pelepasan atau spillway Waduk Gajah Mungkur (WGM) telah dibuka sejak Selasa (30/3) malam dengan debit air hingga 200 meter kubik per detik, menyusul terus naiknya elevasi waduk tersebut sampai jauh melampaui pola normal.

Kendati demikian, Perum Jasa Tirta (PJT) I wilayah Sungai Bengawan Solo memastikan kondisi daerah sepanjang sungai tersebut masih relatif aman.

Volume air yang dilepaskan dari dua pintu di spillway WGM hanya sekitar 5% dari total kapasitas tampung Sungai Bengawan Solo. Pelepasan air ke Bengawan Solo itu dilakukan untuk menghindari jebolnya tanggul waduk karena permukaan airnya semakin tinggi.

“Memang benar, selain dilepaskan melalui dua turbin PLTA dengan debit 60 meter kubik per detik, kami juga telah membuka dua pintu di spillway. Tapi pelepasan itu juga dengan memperhatikan kondisi di sepanjang aliran Bengawan Solo, ternyata masih normal. Jadi pelepasan ini tidak akan terlalu berpengaruh karena volumenya juga hanya 5% dari kapasitas Bengawan Solo,” jelas Koordinator Wilayah I PJT, Suwartono, saat dihubungi Espos, Selasa (31/3).

Data yang diperoleh Espos dari kantor pemantau PJT di WGM, ketinggian permukaan air di WGM telah mencapai 136 meter sejak Senin (29/3) pukul 15.00 WIB. Padahal pola normalnya seharusnya hanya 135,3 meter. Ketinggian air tersebut terus naik sehingga pada Selasa (30/3) sekitar pukul 16.00 WIB, PJT memutuskan untuk membuka dua pintu spillway karena khawatir tragedi Situgintung akan terulang lagi di Wonogiri.

Pembukaan spillway itu dilakukan secara bertahap mulai dengan debit 50 meter kubik per detik pada Selasa pukul 16.00 WIB, kemudian ditambah menjadi 100 meter kubik per detik pada pukul 18.00 WIB.

Pada Rabu pukul 07.00 WIB, debitnya ditambah lagi menjadi 150 meter kubik per detik, dan ditambah lagi menjadi 200 meter kubik per detik pada pukul 10.00 WIB.

Hingga pukul 12.00 WIB, ketinggian air di WGM masih sekitar 136,41 meter dan dua pintu spillway masih dibuka. Pintu itu baru akan ditutup jika ketinggian air sudah kembali ke pola normal.

shs

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…