Stock Xchng
Rabu, 31 Maret 2010 14:10 WIB News Share :

9 Desa di Ngawi terendam banjir

Ngawi–Sebanyak sembilan desa di Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terendam banjir, akibat luapan Bengawan (Sungai) Madiun setelah hujan deras yang mengguyur kawasan Madiun dan sekitarnya sejak Selasa (30/3) sore.

Camat Kwadungan Setiono, Rabu (31/3), mengatakan, sembilan desa yang terendam banjir itu adalah Desa Simo, Sumengko, Tirak, Purwosari, Dinden, Kendung, Pojok, Jenangan, dan Warok Kalong. Ketinggian air rata-rata mencapai 0,5 meter hingga satu meter di beberapa titik.

“Air dari luapan Bengawan Madiun mulai masuk pemukiman warga sekitar pukul 02.00 WIB. Ketinggian air terus bertambah hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Akibatnya, ribuan rumah warga terendam dan jalur alternatif Madiun-Kwadungan, Ngawi pun terputus,” paparnya.

Hasil pendataan terakhir aparat setempat mencatat jumlah rumah warga yang terendam di Desa Purwosari mencapai 193 rumah, Desa Dinden mencapai 84 rumah, Desa Tirak mencapai 142 rumah, Desa Simo mencapai 93 rumah, Desa Kendung mencapai 62 rumah, Desa Warok Kalong mencapai 73 rumah, Desa Pojok mencapai 102 rumah, Desa Sumengko 73 rumah, dan Desa Jenangan mencapai 73 rumah.

“Selain itu, hampir semua sekolah dasar di masing-masing desa juga terendam banjir dan sedikitnya 1.061 sawah di daerah itu tergenang air. Rata-rata tanaman padi berumur 15 hingga 20 hari atau habis tanam,” ujarnya.

Menurut dia, banjir juga membuat pelaksanaan ujian nasional (UN) SMP di Kecamatan Kwadungan sedikit terhambat, karena akses menuju sekolah tertutup air. Meski demikian, pihaknya mengaku pelaksanaan UN tidak sampai dialihkan ke sekolah lain, karena SMP tempat pelaksanaan UN tidak terendam banjir.

Gedung SMP yang menyelenggarakan UN di Kecamatan Kwadungan adalah SMP Negeri 1 Kwadungan, SMP Negeri 2 Kwadungan, dan Madrasah Tsanawiyah. Siswa peserta UN terpaksa dijemput tim Satkorlak Ngawi dengan perahu karet dari rumah untuk menuju sekolah.

Untuk penanggulangan bencana kali ini, pihaknya telah siaga dengan posko bencana banjir di kantor kecamatan. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Satkorlak Ngawi, polsek, dan koramil setempat.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. SO GOOD FOOD, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…