Selasa, 30 Maret 2010 10:55 WIB News,Internasional Share :

Tak ada korban ledakan Moskow asal Indonesia

Jakarta–Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan tidak ada korban warga negara Indonesia dalam ledakan bom di Rusia. Hal ini dikuatkan kembali oleh Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia di Jakarta.

“Beruntung, menurut informasi yang kami peroleh, tidak ada warga Indonesia yang tewas maupun terluka,” kata Atase Pers dan Informasi Kedubes Rusia, Alexander Zimin, Selasa (30/3).

Menurut Zimin, ada tiga pendatang dari Asia yang terluka dalam peristiwa dua ledakan bom bunuh diri pada Senin (29/3), kemarin pagi, itu. Namun, setelah mendapatkan perawatan medis, mereka diperbolehkan pulang.

“Mereka terdiri dari satu warga negara Filipina dan dua dari Malaysia,” jelas dia.

Setidaknya 38 orang tewas akibat ledakan bom yang mengguncang dua stasiun metro Moskow. Bom tersebut diledakkan oleh dua pengebom bunuh diri yang semuanya perempuan.

Ledakan pertama terjadi sebelum pukul 08.00 waktu setempat dan menghantam gerbong kedua sebuah kereta yang berhenti di stasiun metro Lubyanka, dekat markas badan keamanan domestik Rusia, FSB. Sedangkan ledakan kedua terjadi sekitar 40 menit kemudian di stasiun metro Park Kultury.

Peristiwa ini merupakan serangan bom terburuk dalam enam tahun terakhir di Rusia. Pada Februari 2004 lalu, serangan bom bunuh diri menewaskan 39 orang di sebuah kereta api di Moskow. Lebih dari 100 orang lainnya terluka dalam serangan itu.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….