Selasa, 30 Maret 2010 19:14 WIB Issue Share :

Putu Wijaya kurator MTI 2010 di Solo

Solo (Espos)--Sebanyak 34 pemain teater monolog (monologer) dan delapan grup teater terkemuka di Indonesia bakal meramaikan Mimbar Teater Indonesia (MTI) 2010 pada 4-10 Oktober mendatang di Solo.
Perhelatan akbar bagi insan teater tersebut akan mencetak sejarah baru bagi dunia seni teater Indonesia yang dinilai mulai menemui keterpukuran kualitas dan kuantitas.

“Ini akan menjadi perhelatan teater terbesar dalam waktu 40 tahun terakhir. MTI 2010 ditujukan menggairahkan kembali festival teater yang mulai mengalami kelesuan,” papar salah satu kurator MTI 2010, Halim HD saat dijumpai Espos, Selasa (30/3), di Solo.

Pernyataan kritikus dan networker seni tersebut agaknya tak berlebihan. Puluhan seniman teater, seperti Putu Wijaya, Butet Kartarejasa, Wawan Sofwan, Rieke Diah Pitaloka, hingga Happy Salma, telah menyatakan kesanggupannya untuk tampil dalam acara ini.
Sementara kelompok teater yang akan tampil di antaranya Komunitas Payung Hitam (Bandung), Bali Eksperimental Teater (Bali), dan Teater Lungid (Solo).

Pengambilan konsep festival yang memusatkan pada salah satu tokoh teater, merupakan konsep yang dibuat kali pertama di Indonesia. Keputusan itu diambil untuk memberikan kehormatan khusus bagi seniman yang berjasa dalam perkembangan seni di Indonesia.

hkt

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…